1. Arti kecerdasan?
Kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan masalah yang dihadapi, dalam hal ini adalah masalah yang menuntut kemampuan fikiran serta dapat diukur secara kuantitatif dan kualitatif; Kecerdasan terdiri dari beberapa hal, yaitu kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, kecerdasan moral, kecerdasan sosial, kecerdasan buatan & kecerdasan kinestetik.
2. Konsep Artificial Intelligence!
Konsep artificial intelligence dibagi dalam tiga bagian, antara lain:
1. Pembelajaran Mesin/Machine Learning
Machine learning merupakan bagian dari artificial intelligence, bertujuan memberikan kemampuan kepada mesin untuk mempelajari tugas tanpa adanya kode yang telah dimasukkan. Mesin tersebut akan diberi contoh uji coba pada jumlah besar dalam tugas tertentu. Saat menjalani uji coba, maka mesin akan belajar dan juga melakukan adaptasi strategi sesuai supaya dapat mencapai tujuan yang manusia inginkan. Contohnya, pada mesin yang dapat mengenal gambar, akan diberikan terlebih dahulu jutaan gambar untuk analisis. Proses permutasian panjang membuat mesin dapat memperoleh kemampuan mengenali pola, wajah, bentuk, dan sebagainya.
2. Pembelajaran mendalam/Deep Learning
Pembelajaran mendalam yaitu teknik belajar menggunakan mesin untuk mengajarkan komputer dalam melakukan apa yang terjadi pada manusia secara alami. Artinya mesin akan belajar melalui contoh/ pembelajaran mendalam adalah teknologi utama yang digunakan untuk mobil dengan kemampuan tanpa kemudi. Sehingga mereka dapat mengenali apa saja tanda berhenti, bagaimana cara cara membedakan antara tiang lampu dan pejalan kaki, serta sebagainya.
Pembelajaran mendalam memperoleh banyak perhatian akhir-akhir ini karena mampu mencapai hasil yang terkesan mustahil sebelumnya. Pada Deep learning, model komputer melakukan tugas klasifikasi langsung melalui teks, gambar, ataupun suara. Dari model pembelajaran mendalam tersebut dapat mencapai akurasi canggih sehingga sangat mungkin jika hasilnya melebihi kinerja manusia. Model mendapatkan pelatihan untuk menggunakan set besar data dan jaringan saraf yang mempunyai banyak sekali lapisan.
3. Jaringan Syaraf Tiruan/Neural Network
Neural Network atau disebut jaringan syaraf tiruan yaitu teknologi pembelajaran mendalam yang juga termasuk dalam kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Konsep artificial intelligence ini terkait dengan paradigma pemrosesan informasi terinspirasi cara sistem pada saraf biologis sama halnya seperti cara otak dapat memproses informasi. Kunci element pada bagian ini yaitu struktur novel sistem pemrosesan informasi.
Neural Network digunakan pada aplikasi tertentu seperti halnya klasifikasi data dari proses pembelajaran atau pengenalan pola. Jaringan tersebut mempunyai sejumlah besar elemen yang saling berhubungan dan bekerja sama dalam memecahkan sebuah masalah. Sebagai aplikasi komersial, berfokus untuk menyelesaikan pemrosesan sinyal secara kompleks atau pengenalan pola.
Contoh aplikasi komersial yang sudah ada sejak tahun 2000 adalah pengenalan tulisan tangan ketika pemrosesan cek, transkripsi ucapan agar bisa menjadi sebuah teks, analisis data serta prediksi cuaca ataupun fitur pengenalan wajah.
3. Mengapa perlu Artificial Intelligence?
Diciptakannya kecerdasan buatan (Artificial Intellegence) bertujuan antara lain:
1. AI akan digunakan untuk membuat perangkat lunak atau robot yang dapat membantu manusia dalam rutinitas sehari-hari.
2. Kehadiran AI akan membuat mesin lebih pintar dari sebelumnya.
3. Dapat membantu manusia dalam memecahkan masalah yang kompleks, seperti melalui pengembangan kalkulator pintar berhitung cepat.
Manusia dapat merasakan berbagai manfaat yang juga dimiliki kecerdasan buatan, seperti:
1. AI tidak memihak, terlepas dari penggunanya. Tanpa memperhitungkan faktor apapun, penilaian yang telah dibuat adalah benar.
2. AI tidak dapat diubah dan tidak dapat diubah. Ini dapat digunakan berulang kali. Kerugian mengadopsi AI termasuk fakta bahwa meskipun akan bekerja tanpa lelah dan terus menerus, sistem tidak akan dapat menyerap masukan yang menyimpang dari apa yang telah diprogram.
4. Arsitektur Artificial Intelligence!
Basis Pengetahuan (Knoledge Base)
Berisi fakta-fakta, teori, pemikiran dan hubungan antara satu dengan lainnya
Motor Inferenai (Inference Engine)
Kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengerahuan, berkaitan dengan representasi dan duplikasi proses tersebut melalui mesin (misalnya, komputer dan robot).
5. Syarat-syarat Artificial Intelligence!
1. Acting Humanly. Pada dimensi ini, agen mampu bertingkah dan berinteraksi layaknya seperti manusia.
2. Acting Rationally. Pada dimensi ini, agen mampu bertingkah dengan optimal.
3. Thinking Humanly. Pada dimensi ini, agen mampu berpikir seperti manusia dalam segi kognitif.
4. Thinking Rationally. Pada dimensi ini, agen mampu berpikir secara rasional.
6. Kecerdasan Buatan vs Kecerdasan Alami!
Kecerdasan buatan lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami akan cepat mengalami perubahan. Hal ini dimungkinkan karena kemampuan manusia untuk mengingat sesuatu cukup terbatas. Kecerdasan buatan tidak akan berubah sepanjang sistem komputer dan program tidak diubah.Para pakar dan ahli berlomba-lomba menciptakan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Bahkan menurut beberapa sumber yang pernah saya baca, kecerdasan buatan manusia diklaim lebih cerdas jutaan kali daripada manusia di masa depan. Ian Person adalah salah satu pakar kecerdasan buatan yang meyakini tentang hal tersebut. Ian Person (Pakar AI) berharap menusia tidak tinggal diam dan terus berusaha untuk meningkatkan kecerdasan dan kemampuan. Tujuannya, supaya manusia tetap dapat bertahan ditengah kemajuan teknologi yang semakin pesat. Manusia perlu melakukan sesuatu lebih supaya perannya tak tergantikan oleh Artificial Intelligence. Dalam kehidupan sehari-hari, telah dapat kita saksikan dan rasakan bersama bahwasanya teknologi dapat mempengaruhi banyak kehidupan manusia. Bahkan beberapa fasilitas yang digunakan sehari-hari kini telah memanfaatkan kecerdasan buatan, salah satunya adalah smartphone (baik yang memiliki OS Android ataupun Mac OS).
Secara tidak sadar, sebenarnya Anda telah berkomunikasi dengan AI. Contohnya adalah fitur smart assistant seperti Google Assistant yang bisa menjawab segala pertanyaan dalam waktu yang relatif cepat. Bahkan telah banyak perusahaan yang menggunakan fitur ini untuk mulai menggantikan peran customer service berbasis manusia. Selain itu, teknologi AI juga diterapkan pada mobil Tesla. Sebuah konsep yang membuat mobil bisa berjalan sendiri dengan suatu sistem tanpa dikendalikan oleh manusia. Sebuah kendaraan yang sangat diimpikan sebagian manusia di masa yang akan datang karena kecanggihannya.
7. 5 Contoh penerapan Artificial Intelligence selain di slide berikut penjelasannya!
1. Mengirim Pesan Instan
Aktivitas ini mungkin banyak Anda lakukan di kehidupan sehari-hari baik melalui WhatsApp, Line atau platform lainnya. Pada platform tersebut mungkin Anda mengaktifkan tombol autocorrect yang akan memperbaiki grammarly Anda saat menulis pesan. Fitur autocorrect ini memanfaatkan teknologi AI dan natural language processing.
Gmail juga menggunakan fitur tersebut pada body email untuk membenarkan kata-kata yang Anda tuliskan. Misalnya “Thank you for your response”, hanya dengan mengklik tombol satu kali.
Hebatnya, Google juga menggunakan AI untuk menyortir pesan penting dan ‘sampah’. Jika dianggap pesan mengganggu maka akan dimasukkan ke folder khusus yang ditandai sebagai spam.
2. Search Engine
Kemampuan search engine menyajikan website yang relevan tidak akan bisa tanpa bantuan AI. Teknologi AI pada mesin pencari Google dilengkapi dengan kemampuan predictive search.
Dimana setiap Anda memasukkan sebuah keyword sistem tersebut akan secara otomatis merekomendasi informasi relevan yang memudahkan Anda melakukan pencarian.
3. Media Sosial
Artificial Intelligence pada media sosial berperan dalam mempersonalisasi feed penggunanya, seperti memberikan friend suggestion, mengidentifikasi dan melakukan filtering terhadap berita bohong, dan mencegah cyberbullying.
4. Game Online
Kecerdasan buatan artificial intelligence sudah lama diterapkan pada permainan video game. Teknologi tersebut mampu menyajikan pengalaman menantang untuk para gamer, seperti:
• Non-Playable Characters (NPC) yang dikontrol AI akan bereaksi secara dinamis terhadap tindakan yang dilakukan player.
• Procedural Content Generation yang ditenagai machine learning akan secara otomatis membuat game environment baru.
• Player-experience modeling untuk melakukan balancing dinamis terhadap tingkat kesulitan gameplay berdasarkan skill si pemain.
5. M-Banking
Aplikasi banking juga menerapkan artificial intelligence pada sistemnya. Teknologi AI berperan memberikan peringatan saat saldonya kurang atau saat nasabah membeli barang menggunakan kartu kredit.
Tugas AI akan memberikan notifikasi untuk melakukan verifikasi terhadap pembelian. Hal ini dilakukan untuk mencegah penggunaan kartu kredit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
8. Perusahaan Pengguna AI!
1. GoogleGoogle adalah salah satu perusahaan teknologi pertama yang merangkul AI sejak dunia mulai memahami pentingnya teknologi. Perusahaan ini adalah salah satu pelopor dari beberapa perangkat, alat, dan aplikasi AI yang canggih.
Baru-baru ini, studi baru Google Health telah mengungkapkan bahwa dengan bantuan AI, perusahaan telah membuat terobosan signifikan dalam identifikasi penyakit genetik dan mempromosikan kesetaraan tes genom.
2. Apple
Apple adalah perusahaan teknologi multinasional yang mengadopsi AI, cloud, dan teknologi disrupsi canggih lainnya. Menurut laporan, pada tahun 2021 adalah salah satu tahun terbaik bagi Apple di India.
Peneliti dan ilmuwan perusahaan berkolaborasi dengan pengembang perangkat lunak dan ilmuwan untuk mengintegrasikan AI ke dalam inti semua perangkat elektroniknya. Dengan cara ini, perusahaan bertujuan untuk menciptakan fasilitas penyimpanan terbaik di dunia, sekaligus meningkatkan pengalaman pengguna dan data pribadi mereka.
3. Microsoft
Microsoft secara aktif mengeksplorasi teknologi AI pada tahun 2022. Perusahaan ini menargetkan pengembangan kecerdasan buatan dengan fokus pendekatan terhadap Microsoft Viva. Mereka juga terus mengupayakan kemajuan dalam perangkat lunak Microsoft Teams.
Raksasa teknologi ini telah banyak mengembangkan produk berbasis kecerdasan buatan seperti Microsoft AI. Microsoft AI merupakan kerangka kerja yang kuat untuk mengembangkan solusi AI dalam hal conversational AI, machine learning, data sciences, robotics, IoT, dan lain-lain.
4. Tesla
Tesla telah bermitra dengan beberapa perusahaan teknologi besar lain untuk mempercepat prosedur pelatihan model AI untuk memungkinkan mereka mengenali spesifikasi utama dari umpan video kamera Tesla di kendaraan. Para ahli juga percaya bahwa inisiatif Tesla terhadap robotika akan menciptakan gelombang baru di industri teknologi pada tahun 2022.
Beberapa produk AI Tesla yang kita tahu adalah mobil listrik otomatis, FSD dan Dojo chips, Dojo systems, neural networks, Tesla Bot, dan masih banyak lagi yang lainnya.
5. Meta (Facebook)
Facebook telah membuat beberapa terobosan dengan bantuan kecerdasan buatan. Perusahaan ini memusatkan alat dan platform AI untuk membuat dampak langsung. Algoritmenya dapat mendeteksi konten berbahaya dan melindungi pengguna platform.
Facebook juga telah menjalin kemitraan untuk bekerja secara kolaboratif dalam mengembangkan pemindaian MRI yang lebih cepat dan membantu upaya penanganan bencana. Belum lagi baru-baru ini Meta tengah menghebohkan dunia Metaverse, yang memungkinkan orang-orang untuk masuk ke dunia virtual tiga dimensi.








.jpg)


